.
.

.

Sebanyak 25 Peserta di Desa Sungai Batang Ikuti Program Sosialisasi Penekanan Stunting


muba,smm

Ibu- Ibu para kader desa Sungai Batang, kecamatan Sekayu, kabupaten Musi Banyuasin mengikuti program sosialisasi penekanan Stunting.

Kegiatan tersebut di laksanakan di SDN 1 desa Sungai Batang, yang di ikuti oleh Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), kader Pos Yandu, Bidan Desa, Ibu PKK, kader PKK desa, Guru Paud yang berjumlah 25 orang, Rabu (18/11/2020).

Kades Sungai Batang Amran SH yang mengatakan, kegiatan desa ini kita laksanakan berdasarkan Permendesa PDTT nomor 11 tahun 2019 dan tetap menggunakan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan Stunting ini sebanyak 25 peserta dari kader- kader KPM, Kader Pos Yandu, Bidan desa, ibu PKK, dan kader PKK, Guru Paud, serta ibu balita mengikutinya Stunting banyak mendapatkan manfaat ilmunya tentang pencegahan kekurangan gizi kronis (Stunting) dan kegiatan ini sudah termasuk kegiatan dana desa APBN 2020.

” Sedangkan untuk Narasumber dari dinas PMD kabupaten Muba dan PJOK kecamatan Sekayu, Dinkes, Tim Perhimpunan Paud Indonesia (Himpaudi),” jelasnya.

Sementara itu Kadis DPMD Muba H Richard Chahyadi AP MSi mengatakan, kegiatan stunting ini di laksanakan berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 Pasal 6 Ayat 3 E tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa salah satunya berupa penanggulangan kemiskinan untuk melakukan pencegahan kekurangan gizi kronis (Stunting).

Kemudian, pelatihan Integritas Paud dan Posyandu untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Guna Pencegahan Stunting yang dibiayai Dana Desa APBN 2020, yang diikuti oleh kader-kader posyandu, guru paud, kader PKK, para bidan di setiap desa peserta dalam pelatihan dan sosialisasi stunting.

” Karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama infeksi berulang dan kurangnya stimulus psikososial,” dijelaskan Richard.

Menurutnya, stunting ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya, anak stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal. Stunting juga menjadikan anak rentan terhadap penyakit dan di masa depan beresiko menurunkan produktivitas.

” Untuk itulah kita harus mencegah dan menekan tumbuhnya stunting pada anak-anak kita semua,” jelasnya,” tegasnya. (Adv) Mitra Desa (i.K)

Reviews

  • Total Score 0%
User rating: 0.00% ( 0
votes )



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *